Mengenal Suku Asmat – Ciri-ciri dan Adat istiadat suku asmat





Suku Asmat

Suku Asmat adalah suatu suku yang mendiami salah satu wilayah di Papua yang terkenal dalam menciptakan ukiran-ukiran kayu yang unik. Ternyata tidak hanya itu saja keunikan dan hal yang menarik dari suku Asmat, masih ada banyak hal lain yang bisa dipelajari dari suku Asmat ini.

Ciri-ciri suku Asmat

Suku asmat memiliki beberapa macam ciri khas, antara lain:

[imagetag]

Jika dilihat secara fisik, orang-orang suku Asmat memiliki tubuh tinggi, besar dan tegap dengan kulit dan rambut berwarna gelap. Bentuk rambut pada umumnya keriting dan memiliki hidung yang mancung.

Mata pencaharian penduduk suku Asmat pada umumnya adalah berladang seperti ubi, wortel, jagung atau menanam sagu. Salain itu juga beternak ayam dan babi. Seringkali pada suatu waktu orang Asmat melakukan perburuan binatang di dalam hutan dengan hasil buruan adalah babi hutan, burung atau ayam hutan. Kadangkala juga memancing ikan dan mencari udang.

Orang suku Asmat biasanya menghias tubuh mereka dengan warna merah, hitam dan putih. Warna merah didapat dari tanah merah, hitam dari arang dan putih dari kulit kerang yang dihancurkan.

Beberapa adat suku Asmat

Suku Asmat seperti suku lainnya juga memiliki adat istiadat tersendiri, diantaranya adalah:

Kelahiran

Pada saat ada kelahiran, tidak ada hal yang khusus seperti pada umumnya suku lain. Bayi yang baru lahir hanya dibersihkan lali tali pusarnya dipotong dengan bambu yang disebut dengan sembilu.

Pernikahan

Dalam upacara pernikahan, ritual yang dilakukan sangat sederhana. Seorang pria suku Asmat yang ingin menikahi seorang wanita harus "membelinya" dengan menawarkan mas kawin berupa piring antik dan uang yang nilainya disamakan dengan perahu Johnson. Perahu ini biasanya digunakan untuk melaut. Jika seorang pria memberikan mas kawin yang kurang dari harga kapal Johnson, maka ia masih boleh menikah, hanya saja harus tetap membayar sisa hutang mas kawin tersebut.

Kematian

Ritual adat kematian suku Asmat bisa jadi akan membuat orang kebanyakan bergidik jika yang meninggal adalah kepala suku. Mayat kepala suku akan dimumikan dan dipajang di depan rumah adat. Namun jika masyarakat biasa yang meninggal akan dikuburkan seperti biasa. Upacara kematian diiringi dengan tangisan dan nyanyian dalam bahasa Asmat. Dahulu, salah satu anggota keluarga orang yang meninggal akan dipotong satu ruas jarinya. Namun saat ini kebiasaan tersebut sudah mulai ditinggalkan.

Sistem pemerintahan

Suku Asmat memiliki satu kepala suku dan kepala adat yang sangat dihormati. Akan segala tugas kepala suku harus sesuai dengan kesepakatan masyarakat, sehingga hubungan antara kepala suku dengan masyarakat cukup harmonis. Jika kepala suku meninggal dunia, maka kepemimpinan diserahkan pada marga keluarga lain yang dihormati oleh warga. Kepemimpinan juga bisa diserahkan kepada orang yang berhasil mendapatkan kemenangan dalam perang.

Peperangan

Suku Asmat memakai senjata berupa busur dan panah. Di masa lalu ada suatu kesepakatan bahwa musuh yang sudah mati akan dibawa ke kampung oleh pemenang perang lalu mayatnya akan dipotong dan dimakan bersama-sama. Kepalanya akan dijadikan hiasan. Suku Asmat percaya bahwa kekuatan mereka akan bertambah jika memakan daging musuh. Namun saat ini praktek tersebut sudah tidak ada lagi.

Demikian adalah ulasan kami mengenai suku Asmat. Semoga bermanfaat bagi kita semua. (iwan)

referensi :  http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Asmat

#bcfda5







Silahkan Ungkapkan Komentar Anda di Bawah ini

nb : jika kotak komentar tidak muncul, tekan f5 atau reload halaman ini
Powered by Blogger.

Klik Jempolnya Dong
 
Semua artikel, gambar, video, dan berita yang ditampilkan di blog ini adalah milik masing-masing pemilik. Kami tidak memegang hak cipta. semua artikel ini telah dikumpulkan dari berbagai sumber publik termasuk website yang berbeda, mengingat sumber-sumber tersebut berada dalam domain publik. Jika anda keberatan dengan gambar dan berita apapun yang dimuat di zona unik, karena terkait HaKI, hak kepemilikan, mengandung unsur SARA, dan lain hal yang dapat merugikan anda ataupun orang lain, maka anda dapat mengirim email pemberitahuan kepada kami dan artikel/gambar tersebut akan segera dihapus, setelah klaimnya kami verifikasi